Panduan Pengumpulan Bukti Akreditasi
Panduan pengumpulan bukti akreditasi ini menjelaskan langkah-langkah penting bagi unit kerja dan program studi untuk memastikan dokumen terkelola secara rapi, bukti fisik dan digital terdokumentasi dengan baik, serta verifikasi internal siap menghadapi visitasi asesmen lapangan.
1. Inti Narasi & Persyaratan
Setiap bukti akreditasi harus memuat metadata lengkap seperti tanggal dokumen, penanggung jawab, jenis dokumen, dan status verifikasi. Dengan struktur penyimpanan yang jelas dan rapi di cloud storage fakultas, proses penilaian eksternal akan berjalan lebih lancar dan terpercaya.
2. Langkah Utama Pengumpulan
- Inventarisasi Bukti: Mengidentifikasi dokumen berbasis standar borang dan kriteria instrumen akreditasi terbaru.
- Penunjukan PIC: Menetapkan penanggung jawab untuk setiap kriteria standar dokumen secara spesifik.
- Struktur Folder: Menyusun folder digital terpusat dengan penamaan file yang seragam dan konsisten.
- Validasi Internal: Melakukan audit kelayakan dokumen oleh tim KPM sebelum disubmit ke sistem SAPTO BAN-PT.
3. Keunggulan Penataan Terstruktur
Penataan bukti secara sistematis mempermudah penelusuran rekam jejak, memperkecil risiko dokumen hilang, dan menunjukkan kesiapan institusi akademik yang kredibel dan profesional di mata asesor.